Sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga upaya promotif dan preventif, RSIA Aisyiyah Pekajangan secara rutin menyelenggarakan edukasi kesehatan kepada pasien dan keluarga di area poliklinik.
Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Pada kesempatan kali ini, materi yang disampaikan meliputi pentingnya mencuci tangan dengan benar, pencegahan serta penanggulangan HIV, dan upaya pencegahan penyakit Tuberkulosis (TBC).
Dalam penyampaian materi, petugas kesehatan menjelaskan bahwa cuci tangan merupakan langkah sederhana namun memiliki manfaat besar dalam mencegah penyebaran berbagai penyakit infeksi. Pasien dan keluarga diajak memahami waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah batuk atau bersin, serta sebelum dan sesudah merawat anggota keluarga yang sedang sakit.
Selain itu, peserta juga memperoleh edukasi mengenai HIV sebagai penyakit yang masih sering disertai stigma di masyarakat. Melalui penyuluhan ini, pasien dan keluarga diberikan pemahaman bahwa HIV tidak menular melalui kontak sosial sehari-hari, seperti berjabat tangan, berbagi tempat duduk, atau berbicara. Edukasi juga menekankan pentingnya deteksi dini, pemeriksaan kesehatan, serta dukungan kepada Orang dengan HIV (ODHIV) agar mendapatkan pengobatan secara berkelanjutan dan dapat menjalani hidup yang produktif.
Materi berikutnya membahas Tuberkulosis (TBC), salah satu penyakit menular yang masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Petugas mengingatkan pentingnya mengenali gejala TBC, seperti batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu, penurunan berat badan, demam berkepanjangan, dan keringat malam. Masyarakat juga diedukasi mengenai etika batuk, pentingnya ventilasi udara yang baik, penggunaan masker ketika diperlukan, serta kepatuhan menjalani pengobatan hingga tuntas untuk mencegah penularan dan resistensi obat.
Selama kegiatan berlangsung, pasien dan keluarga tampak antusias mengikuti penyuluhan serta aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar materi yang disampaikan. Edukasi interaktif ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat sehingga dapat menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen edukasi bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
RSIA Aisyiyah Pekajangan percaya bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan medis yang profesional, tetapi juga melalui edukasi yang berkesinambungan. Dengan meningkatnya literasi kesehatan masyarakat, diharapkan risiko penularan penyakit dapat ditekan dan kualitas hidup pasien serta keluarga semakin baik.
Melalui kegiatan edukasi di poliklinik ini, RSIA Aisyiyah Pekajangan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang komprehensif, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien, sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat, peduli, dan sadar akan pentingnya pencegahan penyakit.